Pengukuhan Kepala Suku Norotumilena Kampung Bukisi Yokari

Sentani 8/6/2022_Wujud kebangkitan masyarakat adat di kabupaten Jayapura terus terjadi hingga ke komunitas- komunitas masyarakat adat, kali ini di wilayah hukum adat  Suku Yokari Kabupaten Jayapura Sabtu 04/6/2022 telah  diresmikan Rumah Adat Erpei Suku Nerotumilena Waringdia Kampung Bukisi Distrik Yokari di lanjutkan upacara sakral pengukuhan kepala suku.

Rumah adat ini dibangun secara swadaya dan semangat gotong royong warga kampung dalam kurun waktu singkat saja.

Dalam Peresmian Rumah Adat ERPEI kampung Bukisi, hadir juga Perwakilan Pemerintah Kabupaten Jayapura, Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Holtikultura Bpk DAVID ZAKARIA, dilanjutkan dgn peninjauan lokasi PONDOK KOMUNITAS USAHA EKONOMI KREATIF “ALFA OMEGA ” kampung Bukisi.
Prosesi peresmian dan pengukuhan ini diawali dengan Ibadah singkat yang dipimpin oleh Ketua PGGJ Kabupaten Jayapurs Pdt.Naftali Modouw.S Th.

Dalam acara peresmian itu juga dilakukan Pengukuhan kepala suku Nerotumilena Waringdia yaitu Pdt Drs.Robert Nerotumilena,MA oleh Tua-tua adat Waringdia Demoidia yg merupakan Dua suku terbesar yg ada wilayah Adat SUKU YOKARI.

Menurut Daud Yarona, Ketua Dewan Adat Kampung Bukisi sekaligus sebagai Sekretaris Dewan Adat SUKU YOKARI bahwa, pelantikan Kepala Suku besar Nerotumilena Waringdia merupkan Kepala Suku yg pertama kali dilantik dan dikukuhkan secara resmi di generasi sekarang ini, disaksikan oleh sejumlah Ondoafi dan Kepala Suku dari Suku-suku yang ada di pesisir Pantai Utara.

Prosesi pelantikan kepala suku ini di tandai dengan penyerahan Hak dari Kepala Suku besar Nerotumilena Waringdia kepaada 2 suku lainnya dalam struktur adatnya yakni kepada suku Damimitouw diserahkan Tifa, pertanda telah di berikan mandat secara resmi dan skral Hak sebagai pelaksana Pesta-pesta adat, dan kepada Suku Depametouw diserahkan anak Panah sebagai jabatan Panglima Perang unyuk menjaga Keamanan dan ketertiban dalam wilayah hukum adat Waringdia, sebagaimana yg pernah dilakukan dimasa lampau oleh para leluhur mereka .

Menurut kepala suku besar yang baru di Lantik Pdt.Robert Nerotumilena juga sebagai Gembala Rumah Doa Alfa Omega Sentani sekaligus sebagai Pendiri Lembaga Misi Transformasi Papua ALFA OMEGA bahwa, apa yg terjadi dalam Sukunya ini merupakan maksud dari pemulihan yang dirancang Tuhan.

Ia juga menambahkan bahwa Sejarah akan mencatat, anak cucu kita juga akan menceritakan sebuah peradaban baru yang kita akan jalani, setelah hampir 7 Generasi sistim tatanan adat ini hilang, untuk itu Kita perlu menghidupkan itu, agar nilai-nilai luhur yang telah ada sejak leluhur itu, di transfer ke Generasih yang baru dengan banyak mengajarkan norma-norma adat supaya melekat erat dalam kehidupan Generasih ke generasih , dengan demikian kita telah mempersiapkan suatu generasi baru yang akan hidup diatas dasar budaya yang baik, budaya yang benar-benar ada hubungan dengan Tuhan Allah Pencipta langit dan bumi, yang mempunyai nilai-nilai itu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.